Tantangan Selama Hamil

shutterstock_509975176
Waktu kehamilan ga selalu berjalan mulus, tiap orang beda-beda sih. Ada yang percaya mitos ada juga nggak. Seperti aku, yang selalu diingatkan mamah untuk menggunakan peniti atau gunting kuku di pakaian dalam untuk penangkal, kata orang dulu begitu. Tapi aku selalu berfikir itu musyrik. Selalu berfikir positif aja untuk itu.
Sebelum hamil aku tipe orang yang terbiasa pijat karena gampang terkena masuk angin. Maka itu punya langganan Ibu pijat. Sebelumnya aku selalu menggunakan jasa GO-Massage dengan orang yang berbeda-beda, kadang enak banget kadang biasa aja, kadang udahannya malah sakit, yaa.. untung-untungan ya.. Pernah dapat Ibu pijat yang mengerti pijat otot rasanya pas dipijat sakit banget tapi udahannya enak banget. Tehnik dasar Si GO-Massage yang mereka kuasai adalah pijat spa, jadi kurang kena. Nah, di GO-Massage ada juga yang bisa pijat hamil cuma aku belum berani karena belum tahu track recordnya kan. Setelah tanya-tanya orang tua yang lebih tahu tetangga kiri kanan akhirnya dapatlah kenalan Ibu pijat yang bisa mijat hamil juga, sebelumnya aku pernah dipijat dengannya, sebelum pijat selalu dia solawatan dulu sambil ngaduk lotion dicampur dengan minyak zaitun. Selama pijat dia baca-baca juga ga tau apa yang dibaca apa, pijatannya pelan tapi kok sakit ya tapi udahannya enak. Beliau juga paham dengan susunan urat dan dari situ dia tau juga posisi bayi lagi bagus atau tidaknya. Wow.. Sungguh senang hatiku mendapatkan Ibu pijat seperti ini. Dengan ongkos yang ga mahal, per datang hanya di 100 ribu saja. Namanya Ibu Atun. Tidak terlalu tua tidak juga muda, sekitar usia 40 s/d 50 tahun. Menurut ku dia sudah memenuhi kategori pengusir pegal di badan, karena beliau juga bisa mengeluarkan angin kadang dia bersendawa kencang saat memijat tak lama badan ku jadi enteng. Walau dokter Priyo sangat tidak menyarankan untuk dipijat selama hamil nyatanya aku ga bisa terima itu karena aktivitas ku banyak dan butuh relax, kulit ku terbilang tipis dan mudah banget masuk angin. Dari semester pertama hingga ketiga pun aku tetap pijat, dan alhamdulillah aman-aman saja. Di Semester 1 dan Semester 2 setiap sebulan sekali aku pijat rutin, saat Semester 3 di bulan ke 7 – 9 mulai rutin 2 minggu sekali karena pegal nya luar biasa, apalagi betis ku gampang sekali bengkak dan kram, jadilah dia penyelamat ku.
Saat semester 1 sekitar usia kandungan 3 bulan, aku sampai tidak bisa jalan karena tulang ekor ku sakit sepertinya ada pembengkakan. Menurut ku ini terjadi akibat aku naik tangga ke lantai 4, saat itu teman ku tia ulang tahun dan kamu memberikan surprize datang ke rumahnya yang berada di rusun lantai 4. Tak ada terpikir oleh ku akan sakit dan pegal hingga sulit berjalan setelah itu. Namun nyatanya dua hari kemudian aku tidak bisa bangun atau berjalan, urat terasa seperti terjepit. Hanya nangis yang aku bisa. Menggerakan kaki pun sakit. Akhirnya Si Ibu Atun memijat ku, katanya uratnya tegang dan urat di bokong ku kaget. Hanya perlu istirahat saja. Untuk berjalan buang air kecil ke kamar mandi pun sakit. Mungkin orang juga mendengar cerita ku lebay tapi itu yang paling berat aku rasakan selama kehamilan karena mengharuskan aku berbaring ditempat tidur selama 5 hari. Sampai aku konsultasi ke dokter jawabannya apa?? Itu wajar. Aku hanya diberikan neurobion untuk vitamin dan voltaren untuk obat olesnya buat ku itu tidak terlalu berpengaruh. Setelah 5 hari tidak langsung sembuh, tapi masih ada rasa sakit setelahnya nyeri-nyeri jadi saat kaki dilangkahkan sangat ngilu. Sekitar 2 minggu baru benar-benar pulih, setiap malam ku olesi dengan Hot In Cream Strong yang warna merah lebih terasa di persendian sensasi panasnya lebih lama dan aku merasa lebih relax. Jadi hati-hati ya untuk kamu yang naik tangga dalam jumlah banyak saat usia kehamilan awal.
Di Semester kedua pernah aku mengalami batuk kering yang gatel banget di tenggorokan karena tingkat keinginan minum dingin dan manis bertambah selama hamil, intensitas batuk yang tinggi membuat si cabang bayi terganggu akibat disetiap
Obat Batuk Silex
Obat Batuk Silex
tarikan batuk perut ikut seperti kontraksi. Takut mencoba obat saat hamil akhirnya ditahan-tahan dengan kesabaran, hanya minum air jeruk panas untuk mengobati. Mencoba aplikasi halo doc untuk konsultasi via aplikasi para dokternya juga tidak menyarankan konsumsi obat selama hamil. Ku sudah merasa buntu dan batuk tak kunjung pergi. Tapi ujung-ujungnya aku tak kuat, kasihan sama perutnya yang terus mengencang akibat batuk, takut terjadi apa-apa. Sempat tanya-tanya dengan teman yang pernah mengalami batuk kering selama hamil dia menganjurkan obat batuk merk Silex harganya sekitar 52.000. Dari pertama coba ga ada tanda-tanda sembuh, menurutku rasanya sangat manis cuma minum 2x tapi batuk kering malah makin gatal.
Obat Batuk Ibu dan Anak
Obat Batuk Ibu dan Anak
Sampai tiba akhirnya jadwal check up datang dan konsul ke dr. Bote soal ini, beliau menyarankan minum Obat Batuk Ibu dan Anak di apotik banyak yang jual kok, ini obat batuk cina gitu. Rasanya ga semanis obat sebelumnya dikonsumsi sehari sekali. Jadi sehabis minum obat ini jangan diminumin air dulu biar obatnya nempel di tenggorokan. Harganya sekitar 25.000. Dan hasilnya sembuh perlahan. Obat ini aman dikonsumsi ibu hamil.
Saat bulan kehamilan ke enam aku mengalami masalah keputihan dan itu sangat mengganggu sekali. Ku manfaatkan moment check up untuk berkonsultasi ke dokter Botefilia apa aku harus konsul ke dokter kulit & kelamin kah? Ternyata dokter Bote mengerti, ini dikarenakan hormon dan pH di kemaluan sering berubah-ubah. Dan setelah diperiksa ini fix karena jamur candida hanya terjadi diluar saja.
flagystatin
Obat Flagystatin
Tidak terlalu berbahaya hanya saja mengganggu karena kelamin terasa gatal dan seperti keluar lendir berwarna kuning dan sangat cair seperti air. Sebelumnya aku akali dengan penggunaan pembalut tapi harus sering ganti pembalut risih juga. Karena kondisi hamil aku tidak bisa minum obat dari mulut karena terlalu beresiko ke janin Si dokter memberikan resep obat yang dipakai dari vagina untuk pemakaian setiap malam berturut-turut namanya Obat Flagystatin sebanyak 5 buah, obatnya seperti lilin ukurannya agak besar dimasukan dari kemaluan semasuknya aja, memang pertamanya agak rumit dan risih tapi demi sembuh apa boleh buat ya. Selamat menggunakan obat ini tidak boleh berhubungan intim dengan suami dan harus 5 hari berturut-turut setiap malam dan penyimpanannya harus di kulkas ya. Aku tipe yang lupa dan malas kalau sudah malam, akhirnya loncat-loncat waktu penggunaannya dan tidak maksimal. Huhu… Obatnya Flagystatin termasuk mahal per tablet nya 22.600. Aku merasa tidak manjur karena tidak hilang juga. Bulan selanjutnya yaitu bulan ke tujuh usia kehamilan saat check up aku konsultasikan lagi mengenai jamur tersebut dan dokter Bote memberikan resep yang sama dan menambahkan juga obat minum berupa tablet yang hanya dikonsumsi seminggu sekali katanya sudah aman usia di semester 3 untuk mengonsumsi obat minum. Tapi ya dikasih obatnya cuma 2 tablet dan diminum seminggu sekali. Dan hasilnya sembuh. Sepulang dari dokter aku langsung minum obat itu besoknya ajaib sudah tidak keluar lagi jamur dan gatalnya. Jadi obat yang dipakai dari vagina ga aku pakai karena sudah sembuh. Untuk kamu yang juga mengalami masalah seperti ku sebaiknya di konsultasikan dulu ke dokter ya, supaya di cek dulu apa yang jadi masalah mengganggu kamu.
Tidak hanya sampai situ saja, di semester 3 pun aku juga mengalami sengatan serangga di kulit, karena tipikal kulit ku adalah kulit sensitif jadi gampang menyebar. Kali ini ga ke dokter kandungan tapi ke dokter kulit langganan, ini favorit juga sih. dr. Qatra Dini Sp.KK (Spesialis Kulit & Kelamin) namanya, tau dokter ini karena sempat di mention mamah ku dia bagus padahal mamah ga pernah kesana dan itu kata temannya. Dokternya perempuan keturunan arab, dan pasiennya kebanyakan orang arab yang datang. Di klinik ini menerima facial juga tapi aku belum pernah coba. Dan beberapa kali aku konsul ke dokter ini juga masalah alergi dan eksim manjur. Saat hamil ini aku putuskan untuk balik kesini, tepatnya di Klinik Hygea di jalan Jl. Dewi Sartika no. 261 Jakarta – Timur di seberang Ace Hardware. beliau hanya praktek hari Senin 16:00 s/d 18:30, Rabu 09:00 s/d 13:00, Sabtu 09:00 s/d 13:00. Antriannya panjang, ku sarankan untuk telepon terlebih dulu ya sebelum datang. Biaya konsulnya aja ga mahal ko, 90.000 belum termasuk obat ya. Beliau kalo kasih salep selalu racikan dong, dan nunggunya lama. Tapi worth it lah! Setelah pakai salep semingguan langsung berhenti bentol-bentolnya tinggal ditelatenin aja buat sembuhin bekas bentolnya.
Wah macam-macam ya yang dirasa selama hamil. Sejauh ini aku mengalami tantangan ini. Tapi semua ada solusinya kok. Semangat buat kalian yang mengalami gangguan-gangguan selama hamil ya. Ingat, selalu konsultasikan ke dokter ya. Jika sakitnya masih ringan-ringan aja bisa konsultasikan via online aja, misalnya di chat aplikasi halo.doc, selain gratis jawabnya cepat dan praktis.

Komentar